16 Oktober 2019 08:16 wib

Dua mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU) yang tergabung dalam tim delegasi Sumut berhasil meraih medali emas dalam ajang bergengsi World Invention Competition and Exhibition (WICE) 2019 di Malaysia. Ajang kompetisi penemuan dunia ini diikuti 251 tim dari berbagai belahan dunia.

Demikian dijelaskan Kasubbag Humas dan Informasi UIN-SU Yunni, Salma, SAg, MM kepada Analisa di Medan, Senin (7/10) terkait dengan peraihan cemerlang tersebut. Selain meraih medali emas pada ajang ini, tim utusan Sumut ini juga mendapatkan penghargaan kategori special award dari Malaysia Young Saintist Organitation (MYSO).

Ia menjelaskan, dua mahasiswa terbaik kampus Islam ini yaitu Yurid Audina mahasiswa jurusan matematika dari Fakultas Sains dan Teknologi dan Nurlina Maharani, mahasiswa jurusan pendidikan bahasa Inggris Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Selain itu, tim delegasi provinsi ini juga melibatkan sejumlah mahasiswa terbaik lainnya yaitu Aflah Fajari mahassiwa jurusan agroteknologi Fakultas Pertanian USU, Fanny Fashiri  dan Rafika Utami mahasiswa pendidikan kimia FMIPA Unimed.

Yurid Audina menjelaskan, kegiatan bergengsi ini diikuti sebanyak 251 peserta yang berasal dari delapan negara. Yaitu Korea Selatan, Turki, Filipina, Inggris Raya, Vietnam, Thailand, Indonesia dan Malaysia.

Ia menjelaskan, WICE 2019 merupakan lomba inovasi ilmiah tingkat internasional dalam bidang penemuan barang-barang atau teknologi yang berguna bagi kehidupan manusia. Kegiatan digelar IYSA bekerja sama dengan Segi Collage Subang Jaya Malaysia. Hadiah utama yaitu beasiswa penuh di kampus tersebut.

“Dalam kompetisi ini, kami mengambil kategori health and medical dengan judul project yaitu Soifera (Sorghum bicolor and moringa oleifera). Yaitu inovasi produk susu yang kaya protein.  Alhamdulillah kami bisa meraih prestasi pada ajang bergengsi ini. Terima kasih kepada pihak kampus dan semua pihak yang telah mendukung kami pada kompetisi, semoga kedepan kami bisa memberikan yang lebih baik lagi,” tandasnya.