04 November 2019 08:24 wib

Medan (UIN SU)

Rektor UIN SU Medan Prof. Dr. Saidurrahman, M.Ag. menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) Rektor PTKIN se Indonesia yang diselenggarakan oleh UIN Alauddin Makassar di Hotel Claro Makassar, Jumat- Sabtu, 1- 2 November 2019.

FGD yang dibuka langsung oleh Dirjend Pendis Prof. Dr. Kamaruddin Amin ini, membahas evaluasi pelaksanaan dan penerimaan mahasiswa jalur SNMPTN dan SBMPTN. 

Prof. Kamaruddin menyampaikan, setiap tahunnya di PTKIN  Indonesia, mahasiswa Fakultas Tarbiyah merupakan lulusan terbanyak. Kendati demikian, Tarbiyah harus merumuskan program yang mengarah pada Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

“Tarbiyah bisa menjadi instrumen transformasi kualitas kepada guru di Indonesia, mengingat lulusan tarbiyah yang paling banyak dibanding lulusan-lulusan yang lain sehingga perlu perbaiki sistem, sarana, dan mutu,” jelas Kamaruddin.

Selain itu ia juga mengungkapkan, demi menyelaraskan visi Kementerian Agama RI yaitu moderasi beragama, penting dilakukan pembentukan rumah moderasi beragama di kampus.

Hal ini direspon baik oleh para Rektor PTKIN se Indonesia, termasuk Rektor UIN SU . Menurutnya UIN SU adalah warisan para ulama dan Fakultas Tarbiyah  akan mengantarkan mahasiswanya ahli di bidang pendidikan agama Islam dan menjadi pendidik/guru profesional. Untuk itu, mahasiswa harus dibekali dengan keahlian-keahlian, juga untuk menjadi peneliti dan konsultan pendidikan agama, serta manajer/pengelola lembaga pendidikan.  

Selain itu Prof. Saidurrahman mengatakan para guru akan bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga penguatan kualitas guru tentang moderasi beragama dan wawasan kebangsaan juga harus ditingkatkan. 

"Para lulusan Fakultas Tarbiyah diharapkan dapat  mengaktualisasikan ide-ide cerdasnya di tengah-tengah masyarakat serta  harus mempunyai bekal  dan penguatan tentang moderasi beragama juga wawasan kebangsaan dalam menangkal isu radikalisme ,” katanya. 

Rektor juga memaparkan sebanyak 6.595 orang telah lulus dan  diterima  sebagai  mahasiswa baru UIN SU tahun 2019 melalui 5 jalur penerimaan yaitu SNMPTN, SBMPTN, SPAN, UM PTKIN dan UM Mandiri. Dan berharap para mahasiswa UIN SU dapat mengikuti setiap perkembangan dan perubahan yang terjadi, terutama pada era revolusi industri 4.0 dan tetap memiliki fondasi keimanan yang kuat serta orientasi hidup yang lurus. (ys Humas)